Sampah sering kali dianggap sebagai barang yang tidak berguna dan menimbulkan bau. Namun, di tangan para siswa, sisa-sisa bahan organik justru disulap menjadi produk yang sangat bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan.
Dalam kegiatan Project Adiwiyata minggu ini, para siswa diajak untuk mengolah daun-daun kering di halaman sekolah serta sisa kulit buah dari kantin menjadi Pupuk Kompos dan Eco-Enzyme.
Apa itu Eco-Enzyme?
Eco-enzyme adalah cairan pembersih serbaguna yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik dapur (seperti kulit jeruk, nanas, atau pepaya) dicampur dengan gula merah dan air.
Manfaat Pengolahan Sampah Organik Sekolah:
Mengurangi Beban TPA: Sampah organik tidak lagi membusuk di tempat pembuangan akhir, melainkan diolah langsung di sekolah.
Pupuk Alami untuk Taman Sekolah: Hasil kompos digunakan untuk menyuburkan tanaman harian tanpa perlu membeli pupuk kimia.
Cairan Pembersih Ramah Lingkungan: Eco-enzyme yang dipanen dimanfaatkan untuk membersihkan lantai kelas dan kaca jendela.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori biologi dan kimia, tetapi juga merasakan langsung pengalaman mengolah limbah menjadi barang bernilai guna.




0 Komentar
Terima Kasih Atas Komentar Anda. (^_^)